Gapoktan di sinyalir komersilkan bantuan pemerintah.

IMG-20251105-WA0066

TULANGBAWANG BARAT- Saat gencar gencar Program pemerintah untuk tingkatkan swasembada pangan masih ditemukan Oknum ketua gabungan kelompok tani (Gapoktan) Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) diduga komersilkan bantuan combine padi.

 

Berdasarkan hasil wawancara wartawan dengan satu ketua kolompok tani (Poktan) di Tiyuh Margo Mulyo alat combine yang semestinya diperbantukan untuk kepentingan petani justru di sewa kan kepada petani.

 

Bahkan, alat combine itu sampai disewakan ke Kabupaten Lampung Tengah.

 

Poktan menjelaskan, para petani di Tiyuh Margo Mulyo menyewa combine saat panen padi dengan tarif Rp500 ribu per seperempat sawah.

 

“Jadi kalau satu hektare sawah biayanya Rp2juta rupiah,” Kata dia saat dikonfirmasi wartawan di Tiyuh Margo Mulyo, Rabu (5/11/2025)

 

Lebih parah lagi, menurut Poktan, alat combine justru lebih banyak beraktifitas di luar Tiyuh Margo Mulyo.

 

Karena, alat combine sudah di sewakan oknum Gapoktan keluar daerah. Padahal, dalam momen yang bersamaan petani setempat sangat membutuhkan alat untuk panen.

 

” Terpaksa kami mencari alat combine sampai keluar daerah,” ucapnya.

 

 

Sementara itu, Oknum ketua Gapoktan Legiman saat dikonfirmasi wartawan membantah hal tersebut.

 

Menurutnya, Combine yang dimiliki Gapoktan Margo Mulyo hanya satu unit saja. Dan sudah rusak sejak lama.

 

Ia juga membantah telah menyewakan combine seharga Rp500 ribu.

 

” Soalnya kami disini nyewain seharga Rp400 ribu aja tidak ada yang mau pak,” Bantahnya.