Kepala Tiyuh Margo Mulyo Tidak mengetahui bila ada bantuan pemerintah dkomersilkan

IMG-20251105-WA0066

Tubaba KSN – kepala Tiyuh Margo Mulyo tidak mengetahui bila ada bantuan pemerintah di Gapoktan diwilayahnya tiyuhnya di komersilkan

 

Hal itu terungkap saat fajar Kurniawan diwawancari terkait adanya temuan dan keluhan dari kelompok tani yang menyebut biaya sewa comberan untuk panen padi 500 ribu per seperapat Ha.(8-11)

 

Menurut fajar semua aset Gapoktan di Tiyuh Margo Mulyo tidak ada pelaporan ke Tiyuh bahkan kami sudah menyurati tapi tidak juga di tanggapi oleh ketua gapoktannya.

 

 

” Kami tidak mengetahui mas bila ada bantuan pemerintah lewat Gapoktan dikomersilkan karena tidak ada pelaporan aset Gapoktan yang diketahui Tiyuh Margomulyo ini bahkan saya selaku kepala Tiyuh sudah pernah menyurati ketua Gapoktan untuk melaporkan aset aset yang dimiliki gapotan di Margomulyo ini yang membawahi 23 kelompok tani tapi tidak di tanggapi ” ujar fajar

 

Lebih lanjut fajar menambahkan ” saya sendiri pernah kebingungan karena ada dari dinas pertanian meminta data Gapoktan yang ada di Margomulyo ini namun saya tidak bisa menjawab pasalnya Gapoktan di Margomulyo ini sekan tidak ingin aset yang ada di Tiyuh ini di ketahui desa” pungkasnya

 

Sebelumnya untuk di ketahui media ini mengabarkan bahwa bantuan pemerintah dikomersilkan oleh ketua Gapoktan Margomulyo kecamatan tumijajarpa kabupaten tulang bawang barat baca

 

 

 

 

 

 

-Oknum ketua gabungan kelompok tani (Gapoktan) Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) diduga komersilkan bantuan combine padi.

 

Berdasarkan hasil wawancara wartawan dengan satu ketua kolompok tani (Poktan) di Tiyuh Margo Mulyo alat combine yang semestinya diperbantukan untuk kepentingan petani justru di sewa kan kepada petani.

 

Bahkan, alat combine itu sampai disewakan ke Kabupaten Lampung Tengah.

 

Poktan menjelaskan, para petani di Tiyuh Margo Mulyo menyewa combine saat panen padi dengan tarif Rp500 ribu per seperempat sawah.

 

“Jadi kalau satu hektare sawah biayanya Rp2juta rupiah,” Kata dia saat dikonfirmasi wartawan di Tiyuh Margo Mulyo, Rabu (5/11/2025)

 

Lebih parah lagi, menurut Poktan, alat combine justru lebih banyak beraktifitas di luar Tiyuh Margo Mulyo.

 

Karena, alat combine sudah di sewakan oknum Gapoktan keluar daerah. Padahal, dalam momen yang bersamaan petani setempat sangat membutuhkan alat untuk panen.

 

” Terpaksa kami mencari alat combine sampai keluar daerah,” ucapnya.

 

 

Sementara itu, Oknum ketua Gapoktan Legiman saat dikonfirmasi wartawan membantah hal tersebut.

 

Menurutnya, Combine yang dimiliki Gapoktan Margo Mulyo hanya satu unit saja. Dan sudah rusak sejak lama.

 

Ia juga membantah telah menyewakan combine seharga Rp500 ribu.

 

” Soalnya kami disini nyewain seharga Rp400 ribu aja tidak ada yang mau pak,” Bantahnya.

 

 

Tempat terpisah kejaksaan tulang bawang barat saat di kompirmasi via henpon seluler ,melalui Bastian mengatakan akan mempelajari dahulu persoalan ini apakah di temukan melangar aturan atau tidak

 

” Saya kordinasi dulu pak untuk mempelajarinya jika memang ada indikasi pasti akan kita panggil ” jawanya singkat ( Ishak)